Upacara Wisuda Politeknik Kesejahteraan Sosial Bandung Dihadiri Menteri Sosial Risma: Menyongsong Tantangan Sosial Global

Pada hari Rabu, 20 September 2023, Menteri Sosial Tri Rismaharini menghadiri upacara wisuda yang berlangsung megah di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga). Acara ini menandai kelulusan sebanyak 410 mahasiswa Politeknik Kesejahteraan Sosial Bandung, yaitu 34 wisudawan program studi pekerjaan sosial program magister terapan, 263 wisudawan program studi pekerjaan sosial program sarjana terapan, 62 wisudawan program studi perlindungan dan pemberdayaan sosial program sarjana terapan serta 51 wisudawan program studi rehabilitasi sosial program sarjana terapan. Mereka menerima gelar akademik, yaitu Magister Terapan Pekerjaan Sosial (M.Tr.Sos) dan Sarjana Terapan Pekerjaan Sosial (S.Tr.Sos).

Dalam pidato sambutannya, Menteri Risma mengungkapkan harapannya agar para wisudawan ini dapat berperan aktif dalam menangani permasalahan sosial yang kompleks di masyarakat. Dia mengakui bahwa tugas ini tidaklah mudah, namun dia mendorong para wisudawan untuk memiliki semangat dan komitmen tinggi dalam menghadapi dinamika sosial yang terus berubah.

Menteri Risma juga menyoroti perubahan dan persaingan dalam dunia global. Menurutnya, lulusan Politeknik Kesejahteraan Sosial harus bersaing tidak hanya dengan sesama mereka atau lulusan dari institusi lain, tetapi juga dengan sumber daya manusia dari seluruh dunia. Dia menekankan pentingnya integrasi teknologi dalam mencari solusi sosial, mengingat kemajuan era digitalisasi.

Selain itu, Menteri Risma mengajak para wisudawan untuk memberikan dukungan kepada orangtua mereka yang telah berjuang keras untuk mendukung pendidikan mereka. Baik dalam hal ekonomi maupun dukungan lainnya, Menteri Risma menekankan pentingnya membalas kebaikan orangtua dengan tindakan nyata.

Dalam sambutannya, Menteri Sosial Tri Rismaharini menginspirasi para wisudawan untuk menghadapi tantangan masa depan yang berat, menjadi SDM multitalenta, dan berkontribusi pada kesejahteraan umat serta menghargai jasa orangtua mereka.

Pada acara wisuda ini, empat orang lulusan terbaik dari masing-masing program studi juga diumumkan, yaitu:
1. Helping Indah Kartini Zai, Lulusan terbaik program studi pekerja sosial program magister terapan.
2. Ayu Setiara, Lulusan terbaik program studi pekerja sosial program sarjana terapan.
3. Muhammad Akbar Rafsanjani, Lulusan terbaik program studi rehabilitasi sosial program sarjana terapan.
4. Sekar Tresna Hendraningsih, Lulusan terbaik program studi perlindungan dan pemberdayaan sosial program sarjana terapan.

Selain acara wisuda, momen lain juga dilakukan acara Launching Gerobag Warmindo sebagai Integrasi program Atensi. Menteri Sosial Tri Rismaharini memberikan bantuan berupa gerobak usaha kepada 10 penerima manfaat yang terdiri dari pedagang kaki lima (PKL) dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Bandung. Bantuan ini diserahkan secara langsung di Gedung Sabuga.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Risma memberikan pesan berharga kepada para pedagang binaan. Ia menekankan pentingnya mengelola hasil usaha dengan bijak dan menabung untuk masa depan yang tidak terduga. Risma menyatakan bahwa dengan pengelolaan keuangan yang baik, pedagang dapat mengantisipasi berbagai kebutuhan di masa depan, termasuk pendidikan anak dan hari tua.

Bantuan kepada para pedagang binaan ini merupakan hasil kerjasama antara Kementerian Sosial RI dengan PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, dengan target 100 penerima manfaat hingga akhir tahun ini. Dengan dorongan dan bantuan yang diberikan oleh Menteri Sosial, diharapkan mereka dapat meningkatkan kesejahteraan usaha mereka dan memiliki bekal yang lebih baik untuk masa depan.

Sumber: https://www.poltekesos.ac.id/

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *